In order to fulfill the basic functions of our service, the user hereby agrees to allow Xiaomi to collect, process and use personal information which shall include but not be limited to written threads, pictures, comments, replies in the Xiaomi Community, and relevant data types listed in Xiaomi's Private Policy. By selecting "Agree", you agree to Xiaomi's Private Policy and Content Policy .
Agree

Yogyakarta

[Lainnya] Stasiun Lempuyangan di Masa Kini: Keren!

2018-03-25 02:16:57
21181 4
Hai!

Terima kasih atas atensi dari teman-teman semuanya pada thread saya sebelumnya, boleh kok kalo mau follow saya

Oke. Di thread ini, saya akan bercerita tentang ketakjuban saya pada wajah baru Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta, setelah 2 tahun saya gak menginjakkan kaki di sana. Ya, terakhir saya ke Lempuyangan itu pas masa honeymoon dulu, September-Oktober 2016. Honeymoon irit judulnya. Ke Sidoarjo & Surabaya, nginep di rumah Tante (free, sak makannya juga ), silaturahim ke rumah sodara-sodara ibu saya, dan naik kereta ekonomi Logawa

Eh kok jadi ngomongin honeymoon kami yang unfaedah buat disimak itu ya? Monmaap saya suka lupa diri memang

Kembali ke judul. Iya, bagi saya yang cukup lama enggak masuk Stasiun Lempuyangan ini, begitu mendapati penampilan barunya sekarang ini cukup takjub. Sejak kapannya berpenampilan baru seperti ini, saya gak tau, dan saya gak sempat nanya ke yang berwenang di sana juga, karena niat awalnya cuma buat jemput ibu saya dari Sidoarjo. Dan juga niatnya cuma mau nyari bahan buat bikin thread yang ini doang, eh malah jadi dapet ide, kenapa stasiunnya gak sekalian dijadiin cerita ya. Dan mulailah saya menjepret beberapa sudut dan suasana di sana.

Kita mulai dari mana nih enaknya? Dari titik saya masuk stasiun (dari arah timur) dan mulai ambil foto aja ya..

1. Loket






Dari arah timur, yang pertama kali kita lihat dari kejauhan - setelah lepas dari koridor di dekat area parkir - adalah loket. Yang di depan adalah loket 1 dan 2, yang melayani pembelian tiket kereta lokal dan kereta dengan jarak jauh/menengah, mungkin untuk pembelian yang dadakan kali ya. Di belakangnya, baru deh kita ketemu loket 3 dan 4, yang waktu itu udah tutup dan sepi.


2. Ruangan Layanan Pelanggan






Ruangan layanan pelanggan (customer service) sebenernya ada tepat di belakang loket 1 & 2 tadi. Jadi kalau dari arah timur, kita ketemu loket 1& 2, ruangan layanan pelanggan, baru deh loket 3 & 4.


Di ruangan layanan pelanggan ini, kita bisa menanyakan ketersediaan tiket yang masih bisa dipesan, sekaligus memesan tiket di sana. Selain itu, proses refund juga bisa kita lakukan di sini. Eh tapi, ini kalo mengacu pada prosedur yang lama ya, yang baru saya belum memperbarui info lagi, tapi menurut adek saya masih sama seperti yang sebelumnya. Untuk masuk ke ruangan ini, kita bisa mengambil nomor antrean di mesin yang ada di depannya. Begini penampakan mesin tersebut:



FYI:

- Saat saya ke sana, kira-kira jam 4 sore, layanan pelanggan ini sudah tutup, dan akan dibuka kembali keesokan harinya pada jam 8:50 pagi.

- Pengambilan nomor antrean pemesanan, 1 nomor berlaku untuk memesan 4 tiket. Jadi kalo mau memborong, ajakin teman kamu sesuai kebutuhanmu ya.. Misalnya mau memesan 6 tiket, kamu harus ajak 1 teman, atau kamu harus antre dua kali.


3. (Sedikit) Tangga & Papan Jadwal Kereta



Di samping loket 3 & 4, kita akan menemukan space kosong seperti di dalam foto di atas. Ini merupakan tangga dengan 2 jalur pilihan. Bagi yang bawa troli atau koper dengan roda, atau memakai kursi roda dan membutuhkan jalan yang lurus-lurus aja, bisa menggunakan jalur yang hitam. Bagi yang lebih suka menggunakan tangga konvensional bisa memilih yang di sebelahnya.




Di sisi sebelah kanan tangga 2 jalur tersebut, ada papan jadwal kereta api yang singgah di Stasiun Lempuyangan. Cukup informatif, dan semoga selalu diperbarui oleh pihak pengelola. Mungkin akan lebih hemat kalau papan ini diganti dengan yang lebih canggih kali ya, jadi informasinya bisa diperbarui kapanpun tanpa harus bongkar pasang lagi. Sebenarnya ada sih layar LED yang tergantung di sisi ruangan stasiun ini, tapi berisi informasi sisa tempat duduk di kereta api yang berangkat pada hari itu. Tapi juga setau saya jadwal kereta api relatif jarang berubah ya, hehehe monmaap, unfaedah lagi .


4. Mesin Tiket






Lanjut ke arah barat. Setelahnya kita bisa menemukan mesin tiket berjejer rapi di sisi kanan kita. Sepertinya cara kerjanya mirip mesin ATM yang bisa setor tunai itu. Kita bisa membeli tiket di sini, dengan uang tunai, dan bisa pengembalian uang juga. Saya belum pernah nyobain mesin ini, jadi gak bisa cerita banyak. Maybe later I'll try. Udah ada rencana mau melancong ke arah barat sih, tapi belum tau kapan pastinya. Doain yaaa..


5. Mesin Jual Otomatis (Vending Machine)



Di samping mesin tiket tadi, ada satu vending machine yang menjual minuman (yang kayaknya) segar. Cara makenya... saya gak tau, soalnya kemaren gak nyobain, hehehehe. Kalau berpedoman pada vending machine yang umum, kita siapin uang pas, trus pilih mau beli yang mana, tinggal tunggu deh produk yang kita beli keluar dari bawah itu.


6. Area Tunggu


Nah, ini yang saya suka dari Stasiun Lempuyangan masa kini. Area tunggunya luaaaaassss bangeeeettt dan banyak kursinya, dan gak sumuk! Bedaaaa banget sama yang dulu. Dulu mah berjejalan di depan counter pemeriksaan tiket, gak ada kursinya pula, duduk bergelimpangan di lantai deh. Saya sering sih begitu.


Saya ceritain gimana kondisinya yang dulu ya..


Pas saya mau ke Bandung (2010), berangkat pentas di sana, bisa dibayangkan, rombongan kami berjumlah 33 orang, dengan bawaan masing-masing tas ransel dan koper. Para tas dan koper ditumpuk jadi segunung, yang laki-laki berdiri di sekelilingnya, yang perempuan duduk di manapun bisa duduk. Biar gak terpisah dari rombongan, jadilah kami duduk di lantai yang waktu itu yaampuuun kotornyaaaaa . Lain waktu, pas mau ke Malang (2014), berangkat festival paduan suara, rombongan kami berjumlah 42 orang, juga dengan bawaan masing-masing 2 koper besar, dengan nasib yang mirip dengan rombongan Bandung. Dan karena area tunggunya sempit, orangnya super banyak, mengharuskan saya berteriak memakai corong pengeras suara (itu lhoo TOA), saat mengumpulkan anggota rombongan saya (yang pas ke Malang, saya merupakan koordinator rombongan, malang banget emang saya waktu itu). Kalo gak pake itu TOA, bah, bisa putus pita suara saya!


Kalo sekarang, waaaaah tengsin berat saya kalo njerit pake TOA di sini mah! Orang sekarang udah gak sericuh dulu, karena area tunggunya yang jauh lebih memadai ini, jadi orang-orang bawaannya lebih tenang dan kalem. Penasaran seperti apa? Niiih.. Saya kasih liat.








Keliatan kan kalo sekarang jadi jauh lebih nyaman? Juga dilengkapi beberapa blower yang bikin gak begitu gerah di area ini. Bener-bener jossss!


7. Area Komersil (Toko, Booth Minuman, Cafe)


Sekarang, di stasiun ini juga ada area yang disewakan untuk toko kecil, booth minuman dan cafe. Kalo dulu kan ada di dalam peron ya, kalo sekarang juga ada di luar, jadi sambil nunggu kita bisa jajan dulu, kali aja kelaperan, butuh cemilan, atau haus tapi gak bisa pake vending machine, hehehehe.










Loko Cafe ini letaknya di mantan loket yang dulu. Saya gak nyobain jajan di sana dan gak deket-deket amat ngambil fotonya, jadi gak tau detailnya.


Saya mah jajannya yang murah aja, hihihi. Nyobain jajan di booth minuman Thai Tea: Nong Cha. Dengan Rp7000 udah dapet segelas es teh hijau original (gak pake susu), yang rasanya lumayan laaah, yang penting mah seger. Sayangnya, si Mbak kurang rapi nih masangin plastiknya, jadi gini kan fotonya, padahal udah bokeh-bokeh gimanaaa gitu.




8. Cetak Tiket Mandiri






Ketinggalan kaaan.. Haus sih . Sekarang untuk mencetak tiket secara mandiri udah lebih canggih lagi. Kalo dulu berupa mesin mirip mesin tiket yang tadi, kalo sekarang pake layar komputer, ada mouse dan keyboardnya, ada scanner barcode dan printer kecil. Di sini, kita bisa mencetak tiket yang digunakan untuk proses check in dan ditunjukkan nanti pas di counter pemeriksaan tiket. Kamu tinggal masukin kode booking atau scan barcode aja, trus print deh.


FYI:

- Kamu bisa mencetak tiket di sini 7x24 jam sebelum keberangkatan sampai menjelang keberangkatan.

- Jangan khawatir kalo kamu belum tau caranya gimana. Kamu bisa lihat panduannya yang ditempel di sisi mejanya ini, yang menurut saya sudah cukup jelas. Tapi kalo kamu masih ragu, kamu bisa tanya sama Pak Satpam yang bertugas.


9. Counter Pemeriksaan Tiket




Kalo kamu mau berangkat, kamu pasti harus melewati pintu ini. Di sini, tiket dan tanda pengenal kamu akan dicek oleh petugas. Di sini juga merupakan batas bagi para pengantar. Kalo saya, biasanya saya tanya dulu sama Pak Petugas, untuk jadwal kereta saya bisa masuknya jam berapa, biasanya 15-30 menit sebelumnya kita udah bisa masuk peron kok, jadi biar lebih ayem mending kalo udah deket jadwalnya, langsung masuk aja.


10. Aksesori Ruangan


Hihihi kenapa judulnya begitu ya? Abiiisss saya gak tau ini masuknya ke kategori apa.




Di sini, juga disediakan beberapa tempat yang bisa kita pake untuk... Nge-charge HP. Inget, jangan jauh-jauh atau meninggalkan HP kamu di sana tanpa pengawasan yaa.. Bisa lewat dibawa orang iseng nanti.




Ada beberapa tempat sampah juga, yang bentuknya berbeda dari tempat sampah yang biasanya. Ada dua wadah di dalamnya, dibedakan menjadi "bisa didaur ulang" (recyclable) dan "tidak bisa didaur ulang" (not-recyclable). Yuk, mulai memilah sampah!


11. Papan Petunjuk Lainnya


Nah, saya kembali ke arah timur, karena ternyata ibu saya menunggu di pintu keluar yang barat sana, sementara saya ada di timur, jadi saya harus keluar dulu, baru nyamperin ibu saya, dan saya balik sambil mengambil beberapa foto.




Ini papan petunjuk arah kalau dilihat dari sisi barat ke arah timur.




Ada juga papan petunjuk arah keluar yang tulisannya besar dan mudah dibaca. Seterusnya ada papan petunjuk lainnya, berisi info arah area parkir dll.




Nah, ini papan petunjuk yang baru saya lihat, yaitu petunjuk angkutan lanjutan. Di papan ini berisi informasi, kalo dari stasiun ini, penumpang bisa nyambung pake angkutan apa aja. Pilihannya ada banyak. Ada TransJogja, becak, taksi dan ojek. Ada informasi jalur TransJogja juga, dan dilengkapi dengan peta yang informatif, disertai keterangan lengkap mengenai jarak di bawahnya. Josss!


12. ATM, parkir, koridor, dll




Gak jauh dari papan petunjuk arah dll tadi, ada ATM Center juga. ATM yang tersedia ada BNI dan BRI, di sebelahnya ada counter Bakpia Tugu Jogja (kok malah nyelip di ATM Center).




Biar gak kepanasan (kalo pas panas) atau kehujanan (kalo pas hujan), kita bisa berjalan lewat koridor ini.




Dan ternyataaa.. Di sini ada vending machine lagi!




Dagangannya sama aja kayak yang di dalam. Yaaah lumayan lah ya.. Kali aja kehausan pas lagi di koridor ini, bisa langsung beli di mesin yang ini, gak harus jalan dulu ke dalam stasiun.




Ini pas kami nyampe di pintu koridor yang posisinya tepat di pinggir jalan. Di sini, kamu harus menguatkan iman. Akan banyak yang menawari kamu taksi, ojek, jasa bawain barang, becak, atau sekedar suit-suitin kamu (kalo kamu terlihat mencolok). Ah, saya paling gak suka dengan yang terakhir itu. Saya sering berpengalaman kurang enak dengan oknum suit-suit yang menurut saya melecehkan. Waktu saya mengambil foto ini pun, ya terjadi lagi, padahal saya biasa aja, berpakaian sopan dan gak melakukan hal yang menarik perhatian semacam salto atau kayang. Untung saya lagi bawa anak, kalo enggak udah saya semprot abis deh itu oknum! (Terkait hal ini, kalo ada yang butuh penjelasan lebih lanjut, bisa PM saya ya).


====


Oke, begitulah hasil ketakjuban saya pada Stasiun Lempuyangan yang udah tua tapi sekarang segar bugar ini. Besar harapan saya, stasiun ini dijaga dengan baik oleh siapapun yang bersentuhan dengannya, baik pengelola maupun penggunanya. Mari kita buang sampah pada tempatnya, menggunakan fasilitas yang ada seperlunya, dan kita jaga agar tidak sampai rusak. Kita patuhi juga aturan dan tata tertib yang ada, kalo bingung bisa langsung cari informasinya, bisa dengan membaca informasi yang ada di setiap sudut stasiun, atau bisa menanyakan langsung ke petugas yang ada.


Satu lagi, yuk mulai mengurangi asap rokok dengan tidak merokok sembarangan di tempat umum seperti stasiun. Meskipun tidak ada larangan secara tertulis, setidaknya dengan sedikit berempati pada orang lain, kita bisa membantu lingkungan menjadi lebih nyaman bagi siapapun. Merokok boleh, tapi usahakan tidak merugikan orang lain, terutama anak kecil.


Semoga cerita ini bisa sedikit membantu buat kamu yang akan ke stasiun ini ya..


*semua foto saya ambil menggunakan kamera HP Xiaomi Mi 5S, tanpa edit atau filter, cuma ngatur fokusnya aja pas mau njepret. Jadi monmaap kalo ada beberapa foto yang terlihat aneh atau kurang layak dipandang mata.

2018-03-25 02:16:57
Favorites2 RateRate

Master Bunny

agus nur | from Redmi 5

#1

wah mba, setelah baca ini jadi pengen ke jogja lagi, terahir mampir ST. lempuyangan 2016 , udah nyaman stasiun nya. blom sempet naik TJ juga. apa sekarang koridor TJ dket ST. lempuyangan mba? katanya dari pintu keluar ST. udah ada petunjuk ke arah koridor TJ.
2018-03-25 07:39:13

Advanced Bunny

Amak Kirana Author | from MI 5s

#2

Ada halte portablenya Om, di sebelah timur (dekat pintu keluar parkiran resmi, yg arah ke jembatan layang), sama di sebelah barat (deket pintu keluar yg sebelah satunya, arah ke pertigaan yg ada bunderannya). Iya, di stasiun ada petunjuk angkutan lanjutan, salah satunya TransJogja, plus jalurnya. Lengkap deh sekarang! Pas 2016 itu mulai diperluas memang, nah yang sekarang jaaaauh lebih keren lagi  
2018-03-25 14:00:38

Pro Bunny

Astro Tobeli | from Redmi 4X

#3

lempuyangan semakin keren ternyata, makasih thread nya bermanfaat sekali
2018-03-26 08:23:32

Rookie Bunny

6170969095 | from mobile

#4

Boleh nanya kah? Saya kan dr tasikmalaya kereta jam 21.00 nyampe jam 02.40.. seandainya saya nunggu sampai subuh boleh kah d sekitaran stasiun? Saya mau kluar stasiun sekitar jam 6.. Yg sudah berpengalaman tolong donk jawab
2019-03-18 02:04:24
please sign in to reply.
Sign In Sign Up

Amak Kirana

Advanced Bunny

  • Followers

    53

  • Threads

    7

  • Replies

    35

  • Points

    292

3 Days Check-In
Throw Back with Mi 2018

Read moreGet new

Xiaomi Comm APP

Stay updated on Mi Products and MIUI

Copyright©2010-2021 Xiaomi.com, All Rights Reserved
Quick Reply To Top Return to the list