Komunitas Xiaomi® sudah mencapai 800.000 all  . Berita besar dan membuat beberapa pengguna Xiaomi® lama seperti aku dan mungkin lainnya penuh pujian disampaikan, meskipun pengguna Xiaomi® lama, tetapi aku dan beberapa orang lain mungkin baru saja menjadi anggota Mi Community. Gambar di atas meskipun unggahannya sebentar, tapi aku sebagai pengguna begitu antisias menunggu dan join di komunitas ini. Aplikasi gambar di atas adalah pengupdate dari aplikasi dasar sebelumnya yang diunduh dari Playstore. Menyenangkan menjadi bagian Mi Community ini, apalagi bisa berpartisipasi sambil menyaksikan foto komunitas Mi Comm lainnya di penjuru kota yang ikut aktif bergerak dan berpartisipasi.

Mi Comm ini adalah teknologi yang pada zaman gawai canggih sebelumnya belum pernah tercapai. Komunitas seperti ini memiliki potensi positif bila terus menggunakan teknologinya tepat guna untuk menyasar komunitas lain untuk menambah wawasan dan ekspresif.


Kemampuan aplikasi ini juga teknologinya membuat otak bekerja dan mengembangkan kemampuan bahasa manusia ke level berikutnya. Tidak disangka memang, tetapi bagi pengguna yg selalu mau berkontribusi di Mi Comm ini, maka kemampuan dasar untuk mengetik, kecepatan ketik, bahasa, dan kesempatan berkomunikasi sangat luas untuk bisa maksimal. Terimakasih untuk para admin Mi Comm yg baik hati dan canggih memanagerial aplikasi ini sehingga setiap fiturnya mudah. Install pun cukup hanya 1 klik seperti gambar di atas, begitu juga Log In yang lengkap seperti gambar di bawah ini (menggunakan e-mail/nama akun/nomor telepon) bahkan dilengkapi juga dgn teknologi yg terinspirasi dari sidik jari dan pola iris manusia sbg identitas, yaitu barcode!


Barcode di gambar tadi adalah teknologi yg telah dipakai di banyak perusahaan. Kali ini Mi Comm memiliki barcodenya sendiri. Cara kerjanya mudah hanya cukup instal barcode scanner di gawai Xiaomi® kita, lalu dengan gaya kita bisa browsing dari laptop teman atau lainnya dan pilih barcode saat awal Log In, arahkan kamera Mi ke arah barcode, lalu gawai kita akan mendeteksi barcode untuk Log In. Sederhana.
Teknoligi metrik seperti barcode dan sidik lainnya terinspirasi dari biometrik. Biometrik menggunakan kode identitas berupa pola yang terdapat di badan manusia seperti ujung jari (alur epitel ujung jari yg beragam antar manusia), retina (syaraf mata manusia dgn pembuluh darah yg tidak sama), juga iris (selaput pelangi yg pigmen serta kontur yg berbeda). Dua orang dengan kembar identikpun tidak akan memiliki pola identitas biometrik yang sama. Karena pertumbuhan manusia selama dari janin hingga lahir diatur sedemikian tanpa campurtangan manusia untuk menjadi sempurna identitas biologisnya. Identitas mereka yg kembar identikpun akan terpengaruh perkembangan dan perubahan sosial hasil interaksinya dengan lingkungan, juga berbeda di level genetik yg disebut polimorfisme. Polimorfisme genetik ini menjadikan seorang individu bisa jadi tidak terkena penyakit meskipun kaum setempat tinggalnya semua terserang endemi wabah penyakit yg sama. Level genetik hingga terbentuknya identitas seseorang yg menginspirasi teknologi biometrik inilah yg bisa membuat semua pengguna merasakan manfaatnya. Terimakasih untuk para pengembang tekno dan maniak tekno, semoga bermanfaat terus all..