In order to fulfill the basic functions of our service, the user hereby agrees to allow Xiaomi to collect, process and use personal information which shall include but not be limited to written threads, pictures, comments, replies in the Mi Community, and relevant data types listed in Xiaomi's Private Policy. By selecting "Agree", you agree to Xiaomi's Private Policy and Content Policy .
Agree

Majalah Mi Fan Club

[Lain-Lain] Cerpen/Cerbung - Di jogja Menagih Janji

2020-10-18 23:38:42
1271 19



Malam itu di tepi jalanan malioboro yang terlihat lengang,gerimis membasahi kota jogja menghantarkan sebuah nuansayang sendu,membuat orang orang lebih memilih tidur di rumah di banding menikmati suasana malioboro yang sangat layak untuk di nikmati.
Tapi tidak untuk arlene, dia lebih memilih menikmati suasana gerimis di sebuahkedai kopi sambil memandang jalanan yang basah di Malioboro. Sesekali tangannya membuka ponselnya hanya untuk sekedar melihat jam dan berharap satu notifikasi masuk dari seseorang.

Huft....

Berulang kali arlene menghela nafas kecewa melihat notifikasi yang tidak kunjung masuk ke ponselnya, tapi setidaknya dia masih bisa menikmati gerimis disini dengan segelas kopi dan sampoerna mild yang di hisapnya perlahan,meninggalkan asap putih yang menari nari menghilang tertiup angin semilir disela gerimis.

Yah......

Kota jogja, di jalan Malioboro tempat dimana dia kini berada, terjebak diantara sejuta kisah yang selalu membuat kota ini menjadikannya rindu walaupun sudah berkali kali dia berusaha pergi.

Kedai kopi yang kini di singgahinya dan spot favorit yang selalu menjadi langganannya duduk melepas penat sambil berdiskusi panjang lebar dengan seseorang.

Seseorang yang sangat di tunggunya...

Ah.....

Ingatannya menerawang ketika beberapa hari yang lalu dia menemukan sebuah surat di kamar kost yang terselip di bawah pintu, surat yang kesekian kalinya dalam setahun dan kali ini berhasil membuatnya tergerak.

Tergerak untuk menepati janji yang telah dia buat setahun yang lalu dengan seseorang yang kini sedang di tunggunya.

Surat itu masih berada digenggamannya dan untuk kesekian kalinya dia membacanya,sambil terus mencoba membunuh sepi arlene membaca surat itu berkali kali
Arlene pun tersenyum sendiri mengingatnya, seakan bayangan masalalu yang membuatnya selalu berapi api ketika berdiskusi dengan dirinya ada di depannya sambil mengerjap takjub dan sesekali mengeluh karena hanya terpaksa menghisap Amild padahal dia penikmat gudang garam.

Ah sungguh masalalu yang sangat indah.
Tanpa di sadari arlene pun mencoba untuk mengingat kembali semua kenangan itu,tentang bagaimana dia baru saja pulang ke kost dan harus menutup hidung karena aroma gudang garam yang sangat menyengat untuk dirinya tercium, dan tentu saja hal yang pertama kali di lakukannya adalah mengomeli pelakunya yang sedangtertawa lepas di pojok balkon kostnya.

Tawa yang sudah setahun tidak dia dengar.
Arlene ingat sekali suasana jogja kala itu yang tengah gerimis seperti saat ini, kala pemilik kedua mata tajam itu memicing melihatnya yang setengah basah dan sambil tersenyum hangat menawarinya segelas kopi untuk berdua.

Dan tentu saja di akhiri dengan pembicaraan hangat tentang semesta, masadepan,mimpi dan mereka berdua.

Mendadak arlene tersadar dari lamunannya dan menatap ponsel untuk kesekian kalinya.

Masih pukul 20.00

Sedangkan dirinya berjanji ketemu sejam lagi.
Yah sebenarnya dia memang sengaja datang lebih awal untuk bisa menikmati jalanan malioboro sendirian sambil membayangkan masa lalu.

Masa setahun yang lalu yang begitu berharga baginya bersama orang itu, sebelum akhirnya orang tersebut memutuskan untuk pergi dan meninggalkan sebuah janji yang kini akan dia tepati.

Yah janji untuk bertemu setahun kemudian.

“Hei,...”

suara itu memecah lamunan arlene.
Dengan serta merta wanita itu menolehkan kepalanya menuju ke sumber suara, dankini di hadapannya telah berdiri sosok yang sangat dia rindukan setahun ini sedang tersenyum ke arahnya.

Mata tajamnya sama sekali tidak berubah, hanya kumis tipis yang membuatnya terlihat lebih dewasa.

Arlene hanya terpengarah menatap lelaki itu, ingin sekali dia membalas sapaannya tapi lidahnya terasa kelu, otaknya seperti sedang hang beserta syarafnya seakan terasa hangat mengaliri seluruh tubuhnya.

Hanya pelupuk matanya yang mulai basah menunjukkan betapa sejuta rasa yangmulai membuncah keluar dari hatinya.

Memenuhi rongga dadanya yang terasa semakin sesak, dan tanpa terbendung lagi airmata nya keluar bersama dengan pelukan hangat lelaki itu yang terasa lembut mendekapnya.

“Aku rindu, arlene” bisik lelaki itu padanya.
Arlene hanya bisa membalas pelukan itu sambil mengangguk dan berbisik.

“ Aku juga”.

Sejenak waktu serasa berhenti bersama gemerisik gerimis yang menjadi saksi tentang mereka yang melepas rindu setelah setahun berlalu.

Angin malam berhembus kecil diantara mereka dan meniup surat di genggaman Arlene yang terjatuh.

Di jogja mereka menagih janji untuk saling bertemu.....
Soundtrack
Marcell - Firasat


******

Teruntuk kamu
Sudah keberapa kali aku menulis surat ini untukmu?
Setidaknya bahkan walaupun tak berbalas aku bisa memberitahumu tentang begitu rindunya hati melalui surat ini.

Yah……

Aku masih setia dengan semua janji janji dan semua komitmen yang ku katakan tahun lalu.
Oh ya bagaimana kabarmu?

Masihkah kamu sering mengunjungi kedai itu di tiap malam minggu?

Kedai kopi di pelataran jalan malioboro yang buka tiap malam dengan nuansa khas jogja yang tidak pernah terganti.

Kau selalu bilang padaku jika kau suka sekali berlama lama menatap lalu lalang manusia di sini, di temani secangkir kopi panas yang tidak terlalu manis dan sebatang rokok mild yang kau hisap dengan bibir merahmu.

Aku suka sekali ketika kau melirik dengan sudut matamu saat aku berbisik sendiri mengeluh karena lebih suka gudang garam di banding mild.

Kau yang tertawa renyah dan menampakkan gigi putihmu menertawakanku yang terlanjur berjanji tidak menghisap gudang garam saat menikmati malam bersamamu.

Mengejekku dan berkata bahwa kau tidak suka aroma gudang garam yang terlalu kuat untukmu.

Dasar….

Setelah itu selalu dan selalu di lanjutkan dengan kau mengeluh tentang paradigma wanita yang merokok itu wanita nakal, kau menumpahkan kekesalanmu dengan berapi api dan aku hanya bisa mendengarkanmu sambil tersenyum.

Matamu yang bulat bening berkilat kilat penuh semangat tiap kali kita membicarakan hal itu, dan kau selalu mengucir rambutmu ke atas memperlihatkan lehermu yang jenjang dengan bulu halus di tengkukmu selalu berhasil membuatku ingin menggelitikinya sampai kau menggeliat kegelian.

Aku selalu merindukan masa itu

kamu dan malam malam di kota jogja.

Ah…..

Jogja memang selalu membawa kerinduan yang tidak pernah bisa terganti, jogja yang selalu menagih janji dan jogja yang tak terganti.

Oh iya apa kamu masih suka duduk termenung di depan balkon kost kita?

Merenung menghabiskan malam dan mendadak mengomel karena aku datang sambil menghisap gudang garam yang aromanya menusuk hidungmu?

Dan aku selalu tertawa mendengarmu berceloteh sambil bersungut sungut kepadaku dan hampir selalu di akhiri dengan segelas kopi pahit yang aku buat untuk kita berdua,sambil di iringi percakapan tentang kita, semesta, jogja, kehidupan dan mimpi mimpi kita.

Tidak kah kau merindukan itu?

Sudah genap setahun aku pergi dari jogja, setahun itu pula kau menghilang tanpa kabar, aku mencoba mencarimu beberapa bulan yang lalu, tapi yang kudapati hanya kamarmu yang kosong sejak aku pergi dari sini, walaupun kata ibu kost kau tetap membayar kamar ini tiap bulannya.

Sepertinya kau juga menungguku?

Sama aku juga menunggumu.

Setidaknya sekali saja, bisakah kau menghubungi nomorku?
Ataukah aku harus menunggu di hari yang telah kita janjikan untuk bertemu?

Aku ingin bertemu kembali di tahun ini untuk menagih janji.

Aku akan datang di pertengahan tahun ini untuk bertemu denganmu, setidaknya memastikan janji.

Janji kita akan kembali bertemu dan menulis cerita yangseharidan tak akan ada yang pergi lagi.

Atau jika janji itu tak lagi berarti setidaknya aku bisa mengulang cerita kita walaupun hanya sehari bersamamu untuk menjadi pelipur rinduku.

Aku harap kamu mengingatnya






Tahun ini,

Di jogja…..

Menagih janji…..






Salam hangat untukmu
Arlene ratri permata.
hai teman teman
ada sedikit penjelasan kenapa judul di atas saya tulis dengan CERPEN/CERBUNG,
karena ini adalah konten baru di mi community saya mau melihat apakah teman teman lebih suka cerpen atau cerbung untuk cerita ini.
kalau teman teman mau jadi cerbung maka akan saya kembangkan cerita ini menjadi sebuah cerita bersambung yang akan saya post tiap minggu di majalah mi fans club.
jadi tulis pendapat kalian di bawah ya.
terimakasih


2020-10-18 23:38:42
Favorites5 RateRate

Special Team

Allif Bee | from Redmi Note 8 Pro

#1

wah mantap nih bisa sambung menyambung jadi satu kek Indonesia kak momod 🤭
2020-10-19 00:32:59

Presiden Mi Fans Klub

Kevin Arbianto | from Redmi Note 5

#2

butuh berapa cangkir kopi buat menemani bikin cerpen ini? 😁
2020-10-19 05:43:09

Master Bunny

Alif Luthfia | from app

#3

asik nih ada cerbungnya sekarang berasa wattpad 😁
2020-10-19 08:02:17

Super moderator

Belong | from app

#4

curhatan di kemas menjadi cerpen in sepertinya...xixixi
2020-10-19 08:07:09

Master Bunny

alungstiff Author | from app

#5

Kevin Arbianto
butuh berapa cangkir kopi buat menemani bikin cerpen ini? 😁

cuma butuh secangkir kopi kok gan.
tapi harus di temani gemericik gerimis,satu pak gudang garam surya + kenangan tentang masa lalu 😂
2020-10-19 11:36:32

Master Bunny

alungstiff Author | from app

#6

Alif Luthfia
asik nih ada cerbungnya sekarang berasa wattpad 😁

masih percobaan ini 😂
2020-10-19 11:36:54

Master Bunny

alungstiff Author | from app

#7

Belong
curhatan di kemas menjadi cerpen in sepertinya...xixixi

🤭🤭🤭 itu bukan kisah ane yang pasti 😂
2020-10-19 11:37:33

Pro Bunny

zefnath C.H Nendissa | from Redmi Note 8

#8

keren
2020-12-08 12:57:56

Pro Bunny

nanie6374759798 | from Redmi Note 9 Pro

#9

👍👍
2020-12-08 13:03:44

Semi Pro Bunny

ramadityapradana | from Redmi Note 8

#10

cerpan ini😂
2020-12-08 13:16:20
please sign in to reply.
Sign In Sign Up

alungstiff

Master Bunny

  • Followers

    865

  • Threads

    61

  • Replies

    675

  • Points

    4281

3 Days Check-In
7 Days Check-In
21 Days Check-In
40 Days Check-In
Throw Back with Mi 2018
400K Mi Fans
300K Mi Fans
500K Mi Fans
Answer Mi #1
Answer Mi #3
Ulang Tahun Xiaomi ke-10
3 Tahun Mi Community
ContributeTogether
Facebook Reviewer
Mi Challenge 2020
Redmi Note Bukan Cuma Hape

Read moreGet new

Mi Comm APP

Stay updated on Mi Products and MIUI

Copyright©2010-2021 Xiaomi.com, All Rights Reserved
Quick Reply To Top Return to the list